Konsumsi Rutin Ayam dan Telur Bisa Membuat Sehat dan Cerdas - Jangan Percaya Mitos Ini !!

loading...
“Mau Sehat & Cerdas? Yuk Makan Ayam dan Telur” - Pertama kali mendengar ungkapan itu Saya merasa aneh dan heran. Apakah benar dengan kedua makanan tersebut bisa membuat kita lebih sehat dan membantu proses kerja otak jadi lebih cerdas?.

Mungkin Anda juga pernah mengalami perasaan yang sama dengan saya ketika harus dihadapkan dengan berbagai informasi miring tentang konsumsi ayam dan telur akan berdampak beginilah, begitulah, dan mungkin masih banyak lagi informasi miring lainnya. Yang ternyata menurut sebagian para ahli itu adalah mitos.


Dari pernyataan sebagian para ahli tersebut saya tergerak untuk mencari tahu lebih banyak.

Tidak terlalu lama ternyata rasa penasaran saya itu bisa terjawab.

Dalam sebuah artikel berjudul Hidup Sehat dan Cerdas dengan Konsumsi Ayam dan Telur yang ditulis oleh admin pinsarindonesia saya menemukan jawabannya. Dan ternyata jawabannya sangat mengejutkan.

Sebelumnya saya akan beritahu Anda tentang beberapa mitos yang konon masih beredar di masyarakat kita. Apalagi jika sudah kumpul ibu-ibu yah, tadinya bicara mitos... eh jadi gosip. Antara lain mitosnya adalah Telur penyebab bisul, Ayam Boiler disuntik hormon, Harga telur mahal, dan sebagainya.

Oke, saya coba berikan pandangan tentang mitos pertama yang biasa ada di masyarakat yaitu Telur Penyebab Bisul. Apakah benar demikian?


Saya akan tekankan pada Anda yang membaca artikel ini bahwa poin pertama ini adalah benar-benar mitos. Karena faktanya adalah hal itu merupakan kasus yang terjadi pada segelintir orang yang mengalami alergi telur, dan jumlah orang yang terkena bisul akibat mengkonsumsi telur itu sangat sedikit sekali.

Tentunya orang yang tidak memiliki riwayat alergi terhadap telur tidak perlu takut sama sekali. Bahkan dianjurkan untuk konsumsi telur secara rutin untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh.

Dalam satu butir telur sudah berisi protein hewani dan juga asam amino yang sangat lengkap. Gizi yang terkandung didalamnya sangat berperan penting dalam pertahanan tubuh, perbaikan sel-sel tubuh dan sel-sel otak sehingga manfaatnya untuk kesehatan dan juga kecerdasan.

Yang kedua Ayam Boiler katanya disuntik hormon.

Untuk mitos yang kedua ini saya akan ajak Anda bermain logika perbandingan. Apa yang harus dibandingkan?

Yang harus kita bandingkan adalah harga per ekor ayam dengan cairan suntik hormon. Kalau Anda tahu, mungkin akan merasa lucu.


Jadi begini, Misalnya ada anggapan bahwa ayam pedaging (broiler) bisa cepat besar karena disuntik hormon. Hal ini sama sekali tidak beralasan karena harga satu dosis hormon satu kali suntik bisa mencapai 5 USD (Rp. 65.000), padahal harga ayam di tingkat peternak kurang dari Rp 20 ribu/ekor. Jelas tidak logis peternak menyuntik ayamnya dengan hormon.

Proses pertumbuhan ayam pedaging (broiler) yang cepat adalah hasil persilangan puluhan tahun sesuai dengan kaidah ilmu genetika sehingga dihasilkan ayam dengan mutu genetik yang bagus. Hal ini juga terjadi pada komoditi padi, jagung dan komoditi pertanian lain yang telah melalui proses perbaikan genetik sehingga dihasilkan komoditi yang lebih produktif.

Bagaimana, sudah mulai tercerahkan dengan mitos nomor dua?

Saya lanjutkan satu lagi ya.

Untuk menjawab mitos nomor tiga ini tentang harga protein telur yang mahal, saya coba untuk memberikan data statistik yang ada saat ini.


Salah satu faktor masyarakat menyebut protein telur mahal adalah minimnya pengetahuan tentang telur tersebut. Bahkan hal ini berlaku juga bagi ayam. Padahal bila kita lihat tabel diatas maka menunjukan statistik yang sangat berbeda.

Tabel menunjukan bahwa jika kita menilai harga makanan sumber protein berdasarkan harga per gram protein, maka harga protein telur ayam adalah termurah. Harga protein telur hanya Rp. 144/gram, lebih murah dibanding harga protein tempe (Rp. 181/gram). Selain itu ayam dan telur mengandung asam amino assensial yang bermanfaat untuk kesehatan dan kecerdasan otak.

Nah sekarang Anda dan saya sudah tahu tentang hal ini secara real, untuk itu mari dukung gerakan Cerdas dan Sehat dengan konsumsi telur dan ayam dalam rangka memperingati Hari Telur dan Ayam Nasional yang jatuh pada 15 Oktober 2017.

Semoga pesan pemerintah bisa sampai kepada masyarakat melalui tulisan singkat ini. Karena telur merupakan konsumsi seluruh lapisan masyarakat dengan harga terjangkau dan gizi yang luar biasa, mari kita konsumsi sebutir telur sehari dan sepotong daging ayam, agar tubuh kita terasa lebih sehat dan otak pun jadi cerdas.
Konsumsi Rutin Ayam dan Telur Bisa Membuat Sehat dan Cerdas - Jangan Percaya Mitos Ini !! Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Orang Kampung